Kunjungi Malang, Presiden Jokowi Bagikan KIP Dan Sepeda
Cari Berita

Advertisement

Kunjungi Malang, Presiden Jokowi Bagikan KIP Dan Sepeda

4 Jun 2017

Indikatormalang.com -  Ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dibagikan kepada pelajar SD, SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Malang oleh Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke SMK Muhammadiyah 7 Gondang Legi Kab Malang, Sabtu (3/6/17).  Total sebanyak 1.539 KIP dibagikan dalam acara tersebut. Sebanyak 346 kartu untuk siswa SD, 333 kartu untuk siswa SMP, dan sisanya 191 kartu untuk siswa SMA, serta 481 kartu untuk siswa SMK.  Selain itu siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga ikut diberikan KIP. Rinciannya 11 orang untuk penerima paket A, 66 orang untuk pelajar paket B, dan 111 orang untuk paket.  Kartu Indonesia Pintar diserahkan secara simbolis oleh Presuden Jokowi kepada 10 orang perwakilan siswa.  "Dana yang diberikan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa di bidang pendidikan" harap Jokowi dalam sambutannya.  "Yang SD dari kartu itu bisa diambil Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta" tambah Presiden Jokowi.  Presiden meminta kepada para siswa penerima untuk  tidak menggunakan KIP di luar kepentingan pendidikan, seperti membeli pulsa.   "Beli sepatu boleh, beli seragam boleh, beli buku boleh, beli tas boleh. Beli pulsa Tidak boleh," kata Presiden Jokowi mengingatkan para penerima.  Presiden mengancam akan mencabut KIP jika terbukti disalah gunakan. "Janji ya, kalau ada dana dari KIP dipakai buat beli pulsa, dicabut" terang Jokowi yang disambut dengan jawaban "Setujuuuu" oleh para siswa yang hadir.  Diahir acara Presiden Jokowi juga membagikan 5 sepeda kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan darinya.   Ikut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Teten Masduki, dan Bupati Malang Rendra Kresna.
Presiden Jokowi Saat Melakukan Penyerahan Kartu Indonesia Pintar Kepada Ribuan Pelajar Di Kabupaten Malang / Foto : IPosst
Indikatormalang.com - Ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dibagikan kepada pelajar SD, SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Malang oleh Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke SMK Muhammadiyah 7 Gondang Legi Kab Malang, Sabtu (3/6/17).

Total sebanyak 1.539 KIP dibagikan dalam acara tersebut. Sebanyak 346 kartu untuk siswa SD, 333 kartu untuk siswa SMP, dan sisanya 191 kartu untuk siswa SMA, serta 481 kartu untuk siswa SMK.

Selain itu siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga ikut diberikan KIP. Rinciannya 11 orang untuk penerima paket A, 66 orang untuk pelajar paket B, dan 111 orang untuk paket. Kartu Indonesia Pintar diserahkan secara simbolis oleh Presuden Jokowi kepada 10 orang perwakilan siswa.

"Dana yang diberikan itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa di bidang pendidikan" harap Jokowi dalam sambutannya.

"Yang SD dari kartu itu bisa diambil Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta" tambah Presiden Jokowi.

Presiden meminta kepada para siswa penerima untuk  tidak menggunakan KIP di luar kepentingan pendidikan, seperti membeli pulsa.

"Beli sepatu boleh, beli seragam boleh, beli buku boleh, beli tas boleh. Beli pulsa Tidak boleh," kata Presiden Jokowi mengingatkan para penerima.

Presiden mengancam akan mencabut KIP jika terbukti disalah gunakan. "Janji ya, kalau ada dana dari KIP dipakai buat beli pulsa, dicabut" terang Jokowi yang disambut dengan jawaban "Setujuuuu" oleh para siswa yang hadir.

Diahir acara Presiden Jokowi juga membagikan 5 sepeda kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan darinya.

Ikut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Teten Masduki, dan Bupati Malang Rendra Kresna.