Ini Hasil Ops Pekat Semeru 2017 Polres Malang
Cari Berita

Advertisement

Ini Hasil Ops Pekat Semeru 2017 Polres Malang

7 Jun 2017

Indikatormalang.com - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2017 yang dilakukan oleh Polres Malang telah berakhir sejak 3 Juni lalu.  Operasi yang berlangsung hampir dua pekan lebih ini telah berhasil menyita berbagai barang ilegal dan terlarang.  Selain itu, selama berlangsungnya Ops Semeru, petugas kepolisian juga berhasil menjaring ratusan orang pelaku kejahatan.  Total 198 kasus dengan 266 tersangka berhasil diamankan selama berlangsungnya operasi.  Hal tersebut dibeberkan dalam acara pres rilis yang digelar oleh pihak kepolisian di depan kantor Polres Malang, Senin (3/6/27).  Dalam rincian yang disampaikan oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung kepada media, kasus Judi sebanyak 21 dengan 42 tersangka,  miras tanpa ijin sebanyak 71 kasus dengan 71 tersangka, premanisme 5 kasus dengan 112 tersangka, prostitusi 18 kasus dengan 23 tersangka, bahan peledak 4 kasus dengan 4 tersangka,  dan narkoba 6 kasus dengan 10 tersangka.  Dari sejumlah barang bukti yang disita, minuman keras merupakan bukti yang paling dominan. Botol-botol minuman keras tersebut disita karena tidak mengantongi ijin alias ilegal.  "Untuk barang bukti berupa minuman keras tanpa ijin, nantinya akan dimusnahkan" ujar Kapolres Malang.  Menurut Kapolres Malang selama berlangsungnya operasi tersebut, ada salah satu kasus yang menjadi perhatian, yakni keberhasilan Polsek Singosari menggrebek sebuah home industri pembuat petasan.  Sedikitnya 4 kilogram bubuk petasan dan potasium berhasil diamankan. Selain itu 1200 sumbu mercon dan petasan siap edar juga berhasil disita dalam penggrebekan tersebut.
Sejumlah Barang Bukti dan Beberapa Pelaku yang Digelar Saat Jumpa Pers di Halaman Polres Malang / Foto : Istinewa






Indikatormalang.com - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2017 yang dilakukan oleh Polres Malang telah berakhir sejak 3 Juni lalu.

Operasi yang berlangsung hampir dua pekan lebih ini telah berhasil menyita berbagai barang ilegal dan terlarang.

Selain itu, selama berlangsungnya Ops Semeru, petugas kepolisian juga berhasil menjaring ratusan orang pelaku kejahatan.

Total 198 kasus dengan 266 tersangka berhasil diamankan selama berlangsungnya operasi.

Hal tersebut dibeberkan dalam acara pres rilis yang digelar oleh pihak kepolisian di depan kantor Polres Malang, Senin (3/6/27).

Dalam rincian yang disampaikan oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung kepada media, kasus Judi sebanyak 21 dengan 42 tersangka,  miras tanpa ijin sebanyak 71 kasus dengan 71 tersangka, premanisme 5 kasus dengan 112 tersangka, prostitusi 18 kasus dengan 23 tersangka, bahan peledak 4 kasus dengan 4 tersangka,  dan narkoba 6 kasus dengan 10 tersangka.

Dari sejumlah barang bukti yang disita, minuman keras merupakan bukti yang paling dominan. Botol-botol minuman keras tersebut disita karena tidak mengantongi ijin alias ilegal.

"Untuk barang bukti berupa minuman keras tanpa ijin, nantinya akan dimusnahkan" ujar Kapolres Malang.

Menurut Kapolres Malang selama berlangsungnya operasi tersebut, ada salah satu kasus yang menjadi perhatian, yakni keberhasilan Polsek Singosari menggrebek sebuah home industri pembuat petasan.

Sedikitnya 4 kilogram bubuk petasan dan potasium berhasil diamankan. Selain itu 1200 sumbu mercon dan petasan siap edar juga berhasil disita dalam penggrebekan tersebut.