Anggota DPRD Golkar se Jatim Harus Jadi Penyuara Aspirasi Rakyat
Cari Berita

Advertisement

Anggota DPRD Golkar se Jatim Harus Jadi Penyuara Aspirasi Rakyat

2 Mei 2017


Indikatormalang.com - Ketua Korwil Jawa Timur DPP Golkar, Yahya Zaini, mengatakan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD se Jawa Timur harus tampil menyuarakan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam menjalankan tugasnya. (2/5/17)

"Aspirasi dan kepentingan rakyat harus dirumuskan dalam bentuk peraturan daerah dan APBD serta pengawasan kepada pemda," ujarnya dihadapan acara Bimtek Anggota FPG DPRD Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota se Jatim di Hotel Orchid Batu, 29/4/2017 malam.

Karena itu, Yahya menekankan agar kader-kader Golkar dapat menjadi politisi yang profesional.
"Politik itu adalah sebuah panggilan yang harus ditekuni dengan sepenuh hati untuk memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, termasuk kemajuan daerah," katanya.

Terkait politik legislasi Golkar, Yahya juga menekankan pentingnya menjaga kebinnekaan dan persatuan dalam penyusunan perda. "Tidak boleh terdengar lagi ada perda yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kebangsaan dan peraturan per UU yang lebih tinggi," tandasnya.

Menyinggung soal politik anggaran Golkar, Yahya yang juga Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Eksekutif DPP Golkar menegaskan bahwa APDB harus dijadikan instrumen peningkatan kesejahteraan rakyat dengan indikator; harus dapat mengurangi kemiskinan, mengatasi pengangguran dan kesenjangan serta meningkatkan indeks pembangunan manusia.
"Kalau APBD tidak mencerminkan indikator tersebut, maka dapat dikatakan gagal sebagai uapaya mensejahterakan rakyat. Karena itu, Bimtek harus dioptimalkan sarana untuk memperkuat visi Golkar dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," tegasnya.

Sementara terkait dengan Pilkada 2018, Yahya juga minta agar Golkar Jawa Timur mempersiapkan diri. Sebab, di Jawa Timur ada 18 Pilkada Kabupaten-Kota dan Pilgub Jatim.

"Jawa Timur adalah basis nahdiyin sehingga layak kalau yang pimpin Jawa Timur juga dari kalangan nahdiyin. Ia berharap target pilkada 2018 sebesar 60 % bisa terwujud di Jawa Timur," pungkasnya.

Pewarta : Fahmi