Duh, Disuruh Kuliah Malah Malingin Motor
Cari Berita

Advertisement

Duh, Disuruh Kuliah Malah Malingin Motor

26 Apr 2017

Indikatormalang.com - Tim Reskrim Polres Kota Malang berhasil meringkus sebanyak lima orang anggota jaringan Mahasiswa pencuri motor.  Komplotan mahasiwa tersebut berasal dari salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Kota Malang. Rata-rata Komplotan mahasiswa tersebut berasal dari daerah Tapal Kuda.  Masing-masing pelaku berinisial AE (24) dan MH (26), keduanya berasal dari lumajang. Sementara sisanya FA (23) dan DDC (21) warga Probolinggo, serta MH (21) asal Situbondo.  "Semua pelaku terbukti mencuri. Ada 10 TKP, kebanyakan berada di kawasan Malang" ungkap AKBP Hoiruddin Hasibuan, Kapolres Malang Kota saat jumpa pers dalam gelar perkara, Rabu (26/4/17).  Menurut AKBP Hoiruddin Hasibuan, para pelaku rata-rata masih semester 4 dan 6.  Mirisnya, motif mereka melakukan pencurian sepeda motor untuk keperluan pesta Narkoba. "Ini kan susah, curi motor untuk beli narkoba, ya salah fatal" tambah Hoiruddin.  Salah satu bukti yang diamankan dari para tersangka adalah motor dinas milik Pemkab Malang yang dicuri dari kawasan perumahan Joyogrand Merjosari.  Dari keterangan para tersangka, dalam melakukan aksinya mereka menyasar kawasan sepi seperti tempat parkir. Ketika beraksi mereka menggunakan kunci T untuk menjebol kunci sepeda motor yang menjadi target.  Dari hasil gelar perkara ditahui hasil motor curian tersebut dijual kepada seorang penadah bernama M Sukur (40) warga Lumajang. Hasilnya, digunakan untuk kepwrkuan membeli narkoba.  Atas perbuatannya kelima pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.
Para Tersangka yang Dirinfkus Oleh Reskrim Polres Malang Kota / Foto : Istimewa
Indikatormalang.com - Tim Reskrim Polres Kota Malang berhasil meringkus sebanyak lima orang anggota jaringan Mahasiswa pencuri motor.

Komplotan mahasiwa tersebut berasal dari salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Kota Malang. Rata-rata Komplotan mahasiswa tersebut berasal dari daerah Tapal Kuda.

Masing-masing pelaku berinisial AE (24) dan MH (26), keduanya berasal dari lumajang. Sementara sisanya FA (23) dan DDC (21) warga Probolinggo, serta MH (21) asal Situbondo.

"Semua pelaku terbukti mencuri. Ada 10 TKP, kebanyakan berada di kawasan Malang" ungkap AKBP Hoiruddin Hasibuan, Kapolres Malang Kota saat jumpa pers dalam gelar perkara, Rabu (26/4/17).

Menurut AKBP Hoiruddin Hasibuan, para pelaku rata-rata masih semester 4 dan 6. Mirisnya, motif mereka melakukan pencurian sepeda motor untuk keperluan pesta Narkoba.

"Ini kan susah, curi motor untuk beli narkoba, ya salah fatal" tambah Hoiruddin.

Salah satu bukti yang diamankan dari para tersangka adalah motor dinas milik Pemkab Malang yang dicuri dari kawasan perumahan Joyogrand Merjosari.

Dari keterangan para tersangka, dalam melakukan aksinya mereka menyasar kawasan sepi seperti tempat parkir. Ketika beraksi mereka menggunakan kunci T untuk menjebol kunci sepeda motor yang menjadi target.

Dari hasil gelar perkara ditahui hasil motor curian tersebut dijual kepada seorang penadah bernama M Sukur (40) warga Lumajang. Hasilnya, digunakan untuk keperluan membeli narkoba.

Atas perbuatannya kelima pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.