Dua Pengedar Syabu Diringkus Satresnarkoba Polres Malang
Cari Berita

Advertisement

Dua Pengedar Syabu Diringkus Satresnarkoba Polres Malang

12 Apr 2017

Indikatormalang.com - Satresnarkoba Polres Kota Malang berhasil mengamankan dua tersangka pengedar dan pemilik syabu-syabu, Rabu (12/4/17).  Kedua tersangka adalah EM (35) warga Oro-oro Dowo dan AH (29) warga Polean. Dalam modus operandinya kedua tersangka memanipulasi dangan cara nemasukkan sabu ke dalam bungkus permen.  Awal mula penangkapan terjadi ketika EM kedapatan memiliki Syabu seberat 0,30 gram. Polisi kemudian melakukan pengembangan, dari hasil pengakuan EM aparat berhasil meringkus AH dengan barang bukti berupa Syabu seberat 2,34 gram.  "Berawal dari penyelidikan ditangkap seorang tersangka inisial EM, dari hasil pengembangan ke penyelidikan EM mendapatkan Syabu-Syabu dari seorang temannya, kemudian petugas mengembangkan lagi dan tertangkap satu tersangka lagi berinisial AH" ungkap AKP Nunung Anggraeni Kasubag Humas Polres Kota Malang.  Akibat perbuatannya kedua tersangka akan dikenai dua pasal berbeda. Masing-masing tersangka terancam 4 hingga 20 tahun hukuman penjara.
Ilustrasi / Foto : Braling
Indikatormalang.com - Satresnarkoba Polres Kota Malang berhasil mengamankan dua tersangka pengedar dan pemilik syabu-syabu, Rabu (12/4/17).

Kedua tersangka adalah EM (35) warga Oro-oro Dowo dan AH (29) warga Polean. Dalam modus operandinya kedua tersangka memanipulasi dangan cara nemasukkan sabu ke dalam bungkus permen.

Awal mula penangkapan terjadi ketika EM kedapatan memiliki Syabu seberat 0,30 gram. Polisi kemudian melakukan pengembangan, dari hasil pengakuan EM aparat berhasil meringkus AH dengan barang bukti berupa Syabu seberat 2,34 gram. 

"Berawal dari penyelidikan ditangkap seorang tersangka inisial EM, dari hasil pengembangan ke penyelidikan EM mendapatkan Syabu-Syabu dari seorang temannya, kemudian petugas mengembangkan lagi dan tertangkap satu tersangka lagi berinisial AH" ungkap AKP Nunung Anggraeni Kasubag Humas Polres Kota Malang.

Akibat perbuatannya kedua tersangka akan dikenai dua pasal berbeda. Masing-masing tersangka terancam 4 hingga 20 tahun hukuman penjara.