Urai Kemacetan, Pemkot Malang Turunkan Petugas Gabungan
Cari Berita

Advertisement

Urai Kemacetan, Pemkot Malang Turunkan Petugas Gabungan

6 Mar 2017

Indikatormalang.com - Beberapa titik jalan di Kota Malang yang sering mengalami kemacetan parah akan segera ditangani.   Pemkot Malang mencoba menguraikan titik-titik kemacetan tersebut dengan menurunkan petugas gabungan. Petugas gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Polisi. Menurut pihak Dishub Kota Malang, petugas gabungan akan diturunkan mulai hari Senin (6/3/17).  "Operasi gabungan tersebut akan dilakukan setiap pagi hari, dengan petugas satu orang dari Dinas Perhubungan, dua dari Satpol PP, dan satu dari Kepolisian,” ungkap Dandung Djulharjanto Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang.  Ada 17 titik kemacetan yang menjadi target. Ke 17 titik tersebut merupakan daerah rawan macet yang disebabkan oleh kendaraan parkir sembarangan, dan pedagang asongan yang berjualan di bahu jalan.  Adapun beberapa titik yang dimaksud, sebagian diantaranya meliputi kawasan Pasar Induk Gadang, Jalan Brantas, simpang tiga Stasiun Kota Baru, simpang empat ITN, simpang empat Jalan Bandung dan Jalan Bogor. Sementara sisanya berada di jalan simpang empat Rajabali, simpang tiga Hotel Trio Indah, simpang empat Jalan LA Sucipto, simpang lima Bunul, simpang empat Plaosan, lampu merah Fly Over, simpang tiga Jalan Ahmad Yani, simpang tiga Jalan Sarangan, dan Jalan Kaliurang.  Menurut Dandung untuk sementara kegiatan operasi gabungan hanya dilakukan 3 kali seminggu. Kedepannya para petugas akan mengatur lalu lintas dan menertibkan para pedagang yang akan dilakukan oleh Satpol PP.
Parkir Sembarangan pada bahu jalan merupakan Salah Satu Penyebab kemacetan di Kota Malang / Foto: Halo Malang
Indikatormalang.com - Beberapa titik jalan di Kota Malang yang sering mengalami kemacetan parah akan segera ditangani.

Pemkot Malang mencoba menguraikan titik-titik kemacetan tersebut dengan menurunkan petugas gabungan. Petugas gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Polisi. Menurut pihak Dishub Kota Malang, petugas gabungan akan diturunkan mulai hari Senin (6/3/17).

"Operasi gabungan tersebut akan dilakukan setiap pagi hari, dengan petugas satu orang dari Dinas Perhubungan, dua dari Satpol PP, dan satu dari Kepolisian,” ungkap Dandung Djulharjanto Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang.

Ada 17 titik kemacetan yang menjadi target. Ke 17 titik tersebut merupakan daerah rawan macet yang disebabkan oleh kendaraan parkir sembarangan, dan pedagang asongan yang berjualan di bahu jalan.

Adapun beberapa titik yang dimaksud, sebagian diantaranya meliputi kawasan Pasar Induk Gadang, Jalan Brantas, simpang tiga Stasiun Kota Baru, simpang empat ITN, simpang empat Jalan Bandung dan Jalan Bogor. Sementara sisanya berada di jalan simpang empat Rajabali, simpang tiga Hotel Trio Indah, simpang empat Jalan LA Sucipto, simpang lima Bunul, simpang empat Plaosan, lampu merah Fly Over, simpang tiga Jalan Ahmad Yani, simpang tiga Jalan Sarangan, dan Jalan Kaliurang.

Menurut Dandung untuk sementara kegiatan operasi gabungan hanya dilakukan 3 kali seminggu. Kedepannya para petugas akan mengatur lalu lintas dan menertibkan para pedagang yang akan dilakukan oleh Satpol PP.