Tarian Soya-Soya Maluku Utara, Membuka Acara Indonesia Berdialog
Cari Berita

Advertisement

Tarian Soya-Soya Maluku Utara, Membuka Acara Indonesia Berdialog

14 Mar 2017

Pernampilan Tarian Maluku, Soya-soya Dalam Pembukaan Acara Indonesia Berdialog, Selasa (14/3/17)


Indikatormalang.com - Tarian Soya-soya, sebuah tari adat Maluku Utara tampil membuka  acara Indonesia Berdialog yang dilaksanakan di Basement Dome, Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (14/3/17). Sandi, Ketua Panitia acara ini mengungkapkan bahwa tarian tersebut ditampilkan untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya Indonesia Timur. "Menampilkan tarian Soya-soya dari Maluku Utara, agar dikenal oleh mahasiswa Indonesia," jelasnya  kepada indikator Malang.

Sebagian besar peserta yang ada dalam acara tersebut pada awalnya kaget karena tarian diawali dengan teriakan yang keras dari penarinya, 4 mahasiswa UMM. "Saya awalnya kaget banget, mereka masuk tak terduga. Tapi setelah melihat tarian mereka, saya akhirnya mengerti kalau itu tarian adat Maluku," ungkap Novi salah satu peserta Indonesia berdialog kepada indikator Malang.

Sementara itu, beberapa mahasiswa asal maluku Utara sangat bangga melihat tarian adat asal daerahnya di tampilkan di acara Indonesia berdialog. "Saya bangga karena melihat tarian yang berasa dari Maluku Utara, tampil di tanah Jawa yaitu di Indonesia berdialog, Cukup mewakili kami dari maluku Utara yang ada di Malang" komentar  Rustamin, mahasiswa asal Ternate, Maluku Utara.


Tari Soya-soya adalah tarian tradisional yang menggambarkan adegan perang yang berasal dari Kayoa, Maluku Utara. Tarian ini biasanya dibawakan oleh para penari pria dengan berpakaian prajurit kesultanan pada zaman dahulu.  Tarian ini merupakan salah satu tarian yang cukup terkenal dan sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu penting, perayaan adat, pertunjukan seni, festival budaya dan acara budaya lainnya.**