Ratusan Ribu Warga Kabupaten Malang Belum Terima KTP Elektronik
Cari Berita

Advertisement

Ratusan Ribu Warga Kabupaten Malang Belum Terima KTP Elektronik

21 Mar 2017

Indikatormalang.com - Hingga bulan Maret diperkirakan sebanyak 120 ribu warga Kabupaten Malang belum menerima e-KTP. Untuk keperluan mengurus administrasi dan dokumen,e mereka hanya mengandalkan Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Dispendukcapil sebagai pengganti e-KTP.  Menurut Purnadi Kadispendukcapil Kabupaten Malang, mereka sudah melakukan perekaman, namun belum bisa menerina e-KTP akibat ketiadaan Blanko untuk mencetak KTP elektronik.  "Kami belum tahu kapan blangko KTP-el tersebut dikirim dari pusat agar segera bisa dicetak" ucap Purnadi, Senin (20/3/17).  Menurutnya, setiap hari para pemohon e-KTP yang melakukan perekaman terus bertambah. Jika sampai ahir tahun belum menerima blanko dari pusat, diperkirakan e-KTP yang harus dicetak bisa mencapai 200 ribu lembar.  Padahal, jumlah mesin pencetak e-KTP hanya 17 unit dengan kemampuan cetak sebanyak 150 lembar per-hari. Sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk mencetak keseluruhan e-KTP.  "Kalau dipaksakan mencetak melebihi kapasitas, dikhawatirkan malah akan rusak, akhirnya tidak bisa mencetak sama sekali" ujarnya kepada teman-teman media.
Ilustrasi / Foto : Istimewa
Indikatormalang.com - Hingga bulan Maret diperkirakan sebanyak 120 ribu warga Kabupaten Malang belum menerima e-KTP. Untuk keperluan mengurus administrasi dan dokumen, mereka hanya mengandalkan Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Dispendukcapil sebagai pengganti e-KTP.

Menurut Purnadi Kadispendukcapil Kabupaten Malang, mereka sudah melakukan perekaman, namun belum bisa menerina e-KTP akibat ketiadaan Blanko untuk mencetak KTP elektronik. 

"Kami belum tahu kapan blangko KTP-el tersebut dikirim dari pusat agar segera bisa dicetak" ucap Purnadi, Senin (20/3/17).

Menurutnya, setiap hari para pemohon e-KTP yang melakukan perekaman terus bertambah. Jika sampai ahir tahun belum menerima blanko dari pusat, diperkirakan e-KTP yang harus dicetak bisa mencapai 200 ribu lembar.

Padahal, jumlah mesin pencetak e-KTP hanya 17 unit dengan kemampuan cetak sebanyak 150 lembar per-hari. Sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk mencetak keseluruhan e-KTP.

"Kalau dipaksakan mencetak melebihi kapasitas, dikhawatirkan malah akan rusak, akhirnya tidak bisa mencetak sama sekali" ujarnya kepada teman-teman media.