Aktivis Mahasiwa Peringati Hari Perempuan Sedunia
Cari Berita

Advertisement

Aktivis Mahasiwa Peringati Hari Perempuan Sedunia

1 Mar 2017

Indikatormalang.com- Aktivis Mahasiswa yang tergabung dalam Kohati HMI Cabang Ciputat menggelar acara Seminar dan Bedah Buku dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2017  bertempat di Aula Insan Cita (AIC), Rabu (1/3/2017).

Syarifaeni Hafidah Ketua Umum Kohati HMI Ciputat mengutarakan dengan adanya seminar tersebut diharapkan persepsi yang tertanam terkait nikah dini terutama bagi kalangan muda bisa lebih luas pemahamanya. Di samping, seminar tersebut diarahkan pada penanaman nilai-nilai islami pada generasi muda terkait dengan penguatan mental dan pembahasan kesehatan bagi perempuan.”Acara juga sebagai kritik sosial, di mana juga ditemukan banyak kekerasan rumah tangga dan pelecehan  seksual di sekitar wilayah Ciputat hal itu akan berpengaruh pada pendidikan anak,” ungkapnya.

Dimas Anugrah sebagai pemateri sekaligus penulis Buku Assalamualaikum Ilmamku menerangkan adanya seminar Pra-Nikah merupakan upaya memberikan ilmu terkait dengan bagaimana mengelola keluarga secara baik terutama bagi kalangan muda yang baru nikah. Di samping itu, ketakutan akan nikah dini yang selama ini dianggap permasalahan sosial justeru pola pikir itu harus ditubah bahwasanya nikah dini juga bisa menghindari bahaya sosial lainnya misal pelecehan seksual.”Pergaulan bebas saat ini justeru membuat kalangan muda terseret pada kerusakan sosial,” katanya.

Ketua Komunitas Indonesia Bertaaruf itu saat ditanya terkait penulisan bukunya, dirinya hanya menjelaskan bahwa pemahaman taaruf terlalu dianggap sederhana, padahal itu bisa menjadi landasan untuk mengenal pasangan kita secara baik sebelum melanjutkan ke jenjang lebih serius.”Jaman sekarang kita menjumpai pacaran sama siapa namun nikahnya dengan siapa, walaupun masa pacarannya sangat lama, kan sayang,” tambahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Tati Hartimah dari Presidium Forum Alumni Kohati (Forhati) Nasional serta Lailai Setiawati dan Dimas Anugrah penulis buku Assalamualaikum Imamku. Ketua panita Masnia Ahmad mengatakan acara ini diselenggarakan tidak hanya bagi kader Kohati semata, tetapi juga mengajak banyak organisasi primordial untuk berpartisipasi dalam acara ini.”Kami ajak semua organisasi agar pengetahuan terkait masalah Pra-Nikah bisa difahami bersama,” Katanya. [MD]