IKS bersama IPSPI Gelar Aksi Mimbar Dorong RUU Pekerjaan Sosial
Cari Berita

Advertisement

IKS bersama IPSPI Gelar Aksi Mimbar Dorong RUU Pekerjaan Sosial

15 Mar 2017

Ketua Prodi Ilmu kesejahteraan sosial sedang berorasi di depan masa aksi/Foto Furkan
Indikatormalang.com - Peringati hari pekerjaan sosial dunia 2017 (world social work day) dengan mengusung tema "Welfare and justice for all" Prodi ilmu kesejahteraan sosial (IKS) FISIP UMM bersama Ikatan Pekerja sosial profesional Indonesia (IPSPI) Menggelar aksi mimbar bebas dan menggalang tanda tanga mahasiswa di depan perpustakaan UMM. (15/317)

Dr. Oman Sukmana, M.Si selaku ketua Prodi Ilmu kesejahteraan sosial (IKS) ketika ditemui di tempat aksi menyatakan bahwa istilah pekerjaan sosial di Indonesia seringkali disalah artikan oleh masyarakat.

"Di Indonesia istilah pekerja sosial seringkali disamakan maknanya dengan relawan sosial, voluntir sosial, atau pekerja sosial masyarakat yang umumnya tidak mendapat pendidikan formal kesejahteraan sosial" terangnya kepada indikator Malang.

Pria kelahiran Sumedang 1966 tersebut juga memberikan kritiknya terhadap upaya-upaya dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di Indonesia.

"Upaya mewujudkan kesejahteraan sosial dan upaya mengatasi masalah sosial tidak dilakukan secara profesional" nilainya.

Terkait dengan aksi, doktor lulusan UGM tersbut mendorong DPR RI untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-undang pekerjaan sosial.

"Kami juga mendorong teman-teman DPR untuk segera menyelesaikan RUU tentang pekerjaan sosial" pintanya.

Aksi Tanda Tangan Dukungan Atas Pengesahan RUU Pekerjaan Sosial
Sementara, Diki selaku koordinator aksi mengungkapkan bahwa aksi yang di laksanaan IKS dan IPSPI akan dilanjutkan ke kantor DPRD Kota Malang.

"Rencananya setelah aksi mimbar dan pengumpulan tanda tangan mahasiswa UMM, kami akan melanjutkan aksi ke DPRD Kota Malang" ungkapnya.

Aksi tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk secepatnya menyelesaikan Rancangan undang-undang (RUU) Tentang pekerjaan sosial.

"Kami juga mendorong teman-teman DPR untuk segera menyelesaikan RUU tentang pekerjaan sosial" jelas Oman