Menyikapi Takdir Dengan Bijak
Cari Berita

Advertisement

Menyikapi Takdir Dengan Bijak

4 Feb 2017

Indikatormalang.com - Kita melihat takdir itu penuh kesamaran, seperti kita menebak sesuatu apakah yang ada dibalik tembok. manusia terbatas dengan semua keterbatasannya. berbahagialah mereka yang berusaha mendapat takdirnya sendiri dengan membongkar dinding, melompat atau apa saja untuk menemui takdirnya. Berbicara soal takdir seperti menebak dalam alam fikiran orang lain atau hati orang laina.

kita sama sekali tidak bisa menyimpulkan suatu nilai yang mutlak. yang baik tentu hatinya bersih putih, bahkan yang terlihat buruk belum tentu hatinya gelap pula. Saya yakin, tidak ada seorangpun ditakdirkan miskin begitu juga sebaliknya. Islam adalah satu agama yang paling menunjukkan hubungan sebab akibat (causalitas) yang paling konsisten. bahwa jika kita menginginkan sesuatu kita harus mengusahakannya dengan keras dengan selalu berusaha berbuat yang positif dan terbaik.

Substansinya, stop berpikir realistis dengan melihat kondisi riil kemudian berputus asa untuk sesuatu. Ladang kehidupan ini begitu luas, mari kita tabur benih asa sebanyak-sebanyaknya, karena kita tidak akan tau benih yang mana yang akan tumbuh, karena takdir itu adalah ukuran iktiar itu sendiri, takdir tak akan membuka rahasinya, tapi takdir tak akan menghianati usahanya, sembari berdoa dalam setiap usaha, dan akhirnya  biarlah semuanya kembali pada Allah SWT yang maha tahu apa yang akhirnya menjadi yang terbaik buat kita.

Penulis : Faris