Alasan Orang Malas Naik Mikrolet di Malang, Survei Membuktikan..
Cari Berita

Advertisement

Alasan Orang Malas Naik Mikrolet di Malang, Survei Membuktikan..

4 Feb 2017

Antrian Mikrolet di Terminal Arjosari/Indikator Malang 2017

Indikatormalang.com--Nasib angkutan Kota Malang semakin memprihatikan, moda transportasi publik yang pernah mengalami masa kejayaan pada awal 90an hingga awal 2000an tersebut, saat ini sudah banyak ditinggalkan penggunanya.

Saat ini masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada mikrolet, belum lagi menjamurnya layanan transportasi berbasis online, membuat posisi mikrolet semakin terpojok.

Miris jika melihat bangku-bangku mikrolet terlihat kosong saat melintas di jalanan, terlihat hanya beberapa orang saja yang masih setia menggunakan jasanya. Apa masalahnya?

Tim litbang komunitas pewarta warga (citizen journalist) Indikator Malang kemudian mencoba mencari jawabannya, berdasarkan hasil penggalian dan analisis data, akhirnya terungkap mengapa masyarakat malas menggunakan jasa "si biru" Berikut 5 alasannya:

1. Tarif Mahal 
Lebih memilih naik kendaraan pribadi atau layanan online karena tarif mikrolet dirasa tidak sesuai ketentuan, bahkan untuk jalur trayek tertentu tarifnya meroket menjadi 10 ribu- 15 ribu. Masalah tarif, menempati ranking ke-1 yang banyak dikeluhkan.

2. Sikap Supir 
Lebih memilih kendaraan pribadi atau layanan online karena alasan sikap oknum supir yang kurang ramah dan ugal-ugalan, bahkan untuk trayek tertentu oknum supir kerap menurunkan penumpang tidak pada tujuannya (terminal). Masalah sikap supir menempati ranking ke-2 yang paling banyak dikeluhkan.

3. Ngetem 
Lebih memilih kendaraan pribadi atau layanan online, karena mikrolet sering Ngetem lama menunggu penumpang terisi hingga penuh. Masalah ngetem menempati urutan ke-3 yang banyak dikeluhkan.

4. Waktu 
Lebih memilih kendaraan pribadi atau layanan online karena dari segi waktu mikrolet tidak bisa diprediksi kapan melintas bahkan beberapa jalur sudah sulit ditemui . Masalah waktu melintas menempati ranking ke-4 yang paling banyak dikeluhkan.

5. Akses 
Memilih kendaraan pribadi atau layanan online karena layanan transportasi yang ada, aksesnya belum menjangkau semua tujuan. Masalah akses menempati ranking ke-5 yang banyak dikeluhkan.

Nah, itulah 5 alasan penting mengapa orang malas naik mikrolet di Kota Malang,  semoga juga menjadi masukan buat Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan moda transportasi publik yang nyaman, aman dan ekonomis.

Litbang Indikator Malang