Abah Anton Makin Interaktif di Instagram
Cari Berita

Advertisement

Abah Anton Makin Interaktif di Instagram

28 Feb 2017

ak hanya aktif mengunggah foto dan video, Wali Kota Malang yang karib disapa Abah Anton ternyata juga interaktif menanggapi berbagai persoalan yang diajukan para netizen di akun instagramnya.  Seperti baru-baru ini, Abah Anton merespon beberapa komentar netizen yang ramai membahas hasil mediasi polemik angkutan konvensional dan online di dalam akun instagramnya, senin (27/2/2017). Para netizen sepertinya kurang puas hasil dari mediasi tersebut.
Wali Kota Malang Moch. Anton/IG: abah_anton_n1


Indikatormalang.com - Tak hanya aktif mengunggah foto dan video, Wali Kota Malang yang karib disapa Abah Anton ternyata juga interaktif menanggapi berbagai persoalan yang diajukan para netizen di akun instagramnya.

Seperti baru-baru ini, Abah Anton merespon beberapa komentar netizen yang ramai membahas hasil mediasi polemik angkutan konvensional dan online di dalam akun instagramnya, senin (27/2/2017). Para netizen sepertinya kurang puas hasil dari mediasi tersebut.
@screenshot salah satu posting di Instagram Abah Anton.

"Abaah, ttg transportasi online kok keputusannya hnya memandang sepihak yaa😢 @abah_anton_n1" tulisnya.

 "Butuh transportasi onlain bah.. untuk jalanan yg tidak dilalui angkutan umum 😥" tulis akun @eviadna26.

Mendapat komentar tersebut, Abah Anton langsung memberikan penjelasannya

"Sdh saya katakan tidak ada penghapusan transportasi online" balas akun @abah_anton_n1

Jawaban Abah Anton ternyata tidak menghentikan para netizen untuk membahas masalah polemik angkutan online.

"Pengemudi transportasi online kasian @abah_anton_n1 ,mau masuk mall saja hrs kucing2an dg angkutan umum.sy pengguna transportasi online,smoga @abah_anton_n1 bs mempertahankan transportasi online tetap ada di mlg", tulis akun @traviatapradana

"abah saya bukan pengguna transportasi online, tapi kalau saya lihat pelarangan 8 zona area itu hanya menguntungkan sepihak bukan win to win solution,sama aja kayak kurir nyuruh transportasi online cuma kirim2. mohon dipertimbangkan lagi karena bnyak masyrakat & wisatawan terbantu dengan adanya transportasi online.. lebih baik pemkot cari csr ambil alih organda biar dikelola pemkot hilangkan sistem kerja setor." tulis akun @adilana804

"Bah, yg salah bukan transportasi online, tp yg trdahulu tdk mau innovasi. Krn jama skrg sudah lebih modern. Dan orang2 sudah ingin lebih mudah dan nyaman. Org yg pny uang, akan lebih memilih kenyaman bah wlpun kluarin uang lebih", tulis akun @ahmaddeny10

Pantauan Indikator Malang, perbincangan masalah polemik transportasi online terus berlanjut di akun Instagram Abah Anton, bahkan pria yang akan mengakhiri masa jabatannya tahun 2018 tersebut kembali berkomentar setelah mendapat komentar "SAY NO TO ANGKOT MALANG" dari netizen.

"Kita harus sikapi dgn arif apa yg dilakukan perwakilan kita dalam dialog satu hari tadi walaupun ada tekanan penghapusan namun bisa di ambil keputusan saling tidak merugikan dan sama sama bisa memahami aplikasi ini bisa dipanggil lsg jgn salah pengertian tempat mangkalnya yg tidak diperbolehka", ajak Abah Anton