Penertiban Tanpa Komando Kasatpol Berahir Ricuh, Dua Korbanpun Tumbang
Cari Berita

Advertisement

Penertiban Tanpa Komando Kasatpol Berahir Ricuh, Dua Korbanpun Tumbang

28 Jan 2017


Indikatormalang.com - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Batu (27/1/16)) yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja berjalan ricuh memaakan korban. Banyak para PKL yang menolak kena tampar dan pukulan dari petugas. Ahirnya dua orang tumbang akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh petugas. 

Salah seorang anggota PKL mengalami luka dibagian leher diduga akibat kena cekik seperti dituturkan oleh korban. Akibatnya korban menderita lebam dan sesak nafas. Korban pun di bawa ke Polsek setempat dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan dilakukan visum. Ibu korban yang mengetahui anakaknya jadi korban ketika mendatangi rumah sakit langsung Shok. 

Upaya penertiban PKL tersebut diketahui berjalan tanpa adanya Komando dari Kasatpol PP Kota Batu untuk melakukan penertiban. Hal ini diketahui berdasarkan pengakuan dari Kasatpol PP pada saat dilakukan mediasi oleh Kapolsek Batu antara PKL dan pihat Satpol PP. Pada saat kejadian sebenarnya petugas hanya bertugas menjaga ketertiban. Namun tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba salah satu anggota Satpol PP disiram air panas oleh salah satu PKL sehingga mencetuskan kericuhan. 

Tindakan petugas yang dinilai arogan sangat disayangkan oleh ketua Paguyuban Pelaku Niaga Sipil (PNS) Puspita "seharusnya Pol PP selaku pihak berwajib dalam menjalankan tugasnya melindungi masyarakat" ungkapnyaa kepada Indikator Malang. “Pol PP tidak patut melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap masyarakat kecil apalagi sedang mencari nafkah untuk keluarga” pungkasnya.


Pewarta : Lukma Peka
Editor : Dekki