Pendidikan Yang Membebaskan
Cari Berita

Advertisement

Pendidikan Yang Membebaskan

27 Jan 2017


Pendidikan merupakan sarana pembelajaran yang dilakukan dalam keadaan sadar dan terencana secara etis, serta sistematis di mana peserta didik mengembangkan potensi diri, kecerdasan, pengendalian diri dan ketrampilan untuk membuat dirinya berguna bagi pribadi, masyarakat, nusa, dan bangsa. Melalui pendidikan tidak ada lagi orang yang buta huruf, kekosongan ilmu, sehingga manusia bisa membedakan mana yang hak dan batil, salah dan benar. Dengan pendidikan manusia bisa cerdas melalui proses pembelajaan yang akan mewujudkan suatu harapan di masa mendatang. 

Sesuai dengan pembukaan UUD 45 pada alinea keempat yang berbunyi “Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Sudah jelas bahwasanya Negara Indonesia memiliki tujuan yang mulia yaitu mencerdaskan putra-putri bangsa sebagai generasi penerus bangsa. 

Pendidikan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan suatu Negara. Seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 45, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, selain itu pendidikan juga bertujuan untuk memberantas kemiskinan, dan menjadikan suatu bangsa yang mandiri yang terbebas dari penindasan dan penjajahan. 

Mencerdaskan Kehidupan 
Aturan pemerintah yang berkaitan dengan wajib belajar Sembilan tahun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan mutu individu masyarakat Indonesia sehingga dengan program tersebut problem sosial yang berkaitan dengan buta aksara dapat diberantas. 

Mengurangi Tingkat Kemiskinan 
Permasalahan yang berkaitan dengan kemiskinan juga dapat ditepis dengan kemajuan pendidikan. Penyamarataan pendidikan dan peningkatan mutu guru merupakan pondasi dasar dalam mencetak lulusan yang berkompeten sehingga memiliki daya saing dalam duania kerja maupun kemampuan menciptakanlapangan kerja sehingga generasi bangsa tidak larut dalam problem kemiskinan. 

Menjadi Bangsa yang Bebas dan Merdeka 
Pendidikan merupakan sarana yang mutakhir dalam mewujudkan bangsa yang mandiri dan disegani oleh bangsa-bangsa lain. Dalam perjalanan sejarah, dunia mencatat bahwasanya bangsa yang paling gampang dijajah dan ditaklukan adalah bangsa yang dengan tingkat masyarakat yang memiliki sumber daya manusia rendah (bodoh) dan tingkat kesejahteraan ekonomi di bawah rata-rata (miskin). Oleh karena itu, pendidikan sangat berpengaruh terhadap kemerdekaan suatu bangsa. 

Peningkatan pendidikan sangat perlu sehingga kita bisa menjadi bangsa yang mandiri dan terbebas dari problem sosial yang berkaitan dengan kemiskinan, keterbelakangan pengetahuan (bodoh), dan dijajah dalam bentuk apapun. Kita sebagai calon pendidik memiliki beban tugas yang berat sekaligus beban tugas yang mulia yaitu meningkatkan mutu dan mencerdaskan generasi bangsa. 

Pedidikan, sangat strategis posisinya untuk menciptakan generasi yang berkompeten dan sumber daya manusia yang mempuni serta mampu memberantas buta aksara, kemiskinan. Bahkan pendidikan dapat dijadikan sebagai tombak suatu negara untuk meningkatkan identitas suatu negara terhadap negara lain dan mampu bersaing dalam berbagai hal.


Penulis : Abdul Azis
(Pegiat Indikator Malang)