Pendidikan Harus Berkarakter Dan Berkemanusiaan
Cari Berita

Advertisement

Pendidikan Harus Berkarakter Dan Berkemanusiaan

30 Jan 2017


Pendidikan seperti membaca, menulis dan berhitung merupakan suatu hal yang penting. Sebuah fasilitas oleh negara demi mencerdaskan kehidupan bangsa, demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur. Dengan hal tersebut setidaknya setiap individu individu negara ini mampu bersaing dalam segi intelektual dengan bangsa lain. Mampu menghasilkan sumber daya manusia yang produktif.

Lebih dari itu adalah untuk memanusiakan manusia. Namun sekarang dengan melihat kondisi riil keadaan pendidikan yang harusnya memanusiakan setiap individu sangatlah kosong. Banyak yang akhirnya mereka menjadi pejabat, menteri menteri, bahkan aparat yang akhirnya mereka menjadi hewan. Banyak pejabat yang korup, aparat yang akhirnya melawan rakyat. Sebuah kondisi yang amat kontras antara tujuan pendidikan dan realitas sosial yang terjadi. Yang sebenar benarnya harus mengangkat hidup bangsanya malah menindas dengan iming iming kekuasaan dan uang.

Bagaimana hal itu bisa terjadi? pertanyaan itulah yang menjadi pertanyaan yang tepat untuk kita pahami secara bersama sama. Bahwa pendidikan formal tanpa adanya penanaman karakter dan rasa kemanusiaan adalah kosong. Mereka yang tanpa hal itu , akan tumbuh menjadi individu individu yang memperkaya diri sendiri dan menindas rakyat, membebek pada kapitalisme. Mereka akan tumbuh dengan segala kemampuan daya fikir untuk membodohi dan membodohkan rakyat. Tidak tampak sekali pada tujuan pendidikan secara hakiki yakni memperhalus perasaan dan memanusiakan manusia.

Sekali lagi pendidikan formal merupakan senjata kita setiap individu bangsa untuk sama sama mengangkat harkat martabat hidup bangsa, mengabdi pada rakyat untuk menentang habis habisan kapitalisme. Pendidikan formal seperti berhitung membaca menulis harus selaras dengan menancapnya budi pekerti yang mulia, rasa kemanusiaan secara total. Karena tanpa itu, pendidikan akan malah menjadi senjata untuk menindas dan menindas. Hilangnya tujuan yang sebenar benarnya adanya pendidikan. Memunculkan kaum kaum elite yang memusuhi bahkan mengacau negaranya sendiri.


Penulis :  Faris
Editor : Redaktur IM