Misteri Alas Purwo, Hutan Mistis Blambangan
Cari Berita

Advertisement

Misteri Alas Purwo, Hutan Mistis Blambangan

Castello
29 Jan 2017

Arif, saat wisata di Taman Nasional Alas Purwo

Met hari minggu gaes. Jalan-jalan kemana aja kalian saat libur panjang gini? Buat kamu yang suka wisata alam, coba deh berpetualang ke Semenanjung Blambangan. Letaknya diujung paling timur Pulau Jawa. Yaitu di Kabupaten Bayuwangi, Jawa Timur. Semenanjung ini berhadapan dengan selat Bali di sisi Utara dan di sebelah selatan berhadapan dengan selat Hindia. Jadi udah kebayang kan gimana eksotisnya.

Blambangan ini diambil dari nama kuno daerah Bayuwangi, pada masa Kerajaan Majapahit hingga Kesultanan Mataram di abad ke-17, gaes. Konon merupakn pelabuhan dagang daerah taklukan Kerajaan Mengwi,  Bali. Nah, kawasan Blambangan ini sepenuhnya merupakan bagian dari Taman Nasional Alas Purwo (TNAP).

Buat kalian yang bukan orang Jawa, Alas itu artinya hutan. Jadi Alas Purwo artinya hutan Purwo. Alas Purwo dikenal merupakan hutan luas, alami dan sangat angker. Alias menyeramkan gaes. Menurut beberapa orang yang tinggal disana, di kawasan ini terdapat beberapa tempat yang dianggap keramat, sakral, dan menyimpan daya magis tinggi. Sampai sekarang lho. Kalian boleh percaya atau tidak. Alas Purwo memang misterius, gaes.
Alas purwo memiliki potensi arkeologi yang terbilang cukup besar.  Di kawasan hutan yang lebat banyak ditemukan peninggalan-peninggalan sisa budaya  masa lalu. Peninggalan prasejarah, yang diperkirakan masih utuh dan belum banyak berubah. Di duga Alas Purwo ini dulunya adalah situs dimana kerajaan Blambangan, dengan rajanya Minak Jinggo pernah eksis selama ratusan tahun.

Selain keragaman flora dan fauna di dalam hutannya, berkembangnya mitos serta sistem kepercayaan di masyarakat menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan tertentu untuk berkunjung. Terutama masih hidupnya budaya ritual dan praktek kejawen (ini perilaku orang Jawa gaes) seperti bertapa, mencari wangsit atau petunjuk, serta napak tilas leluhur yang dilakukan di kawasan ini. Terutama di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Muncar. tersebut.
Konon, menurut beberapa paranormal, Alas Purwo dijaga oleh banyak makhluk halus. Iya, makhluk dunia lain, gaes. Yang tak bisa dilihat dengan mata biasa, oleh orang-orang biasa seperti kalian. Pada malam hari, dari dalam hutan tersebut banyak bermunculan bunyi-bunyi menyeramkan seperti orang menjerit memanggil kawannya, termasuk terdengar auman harimau dan gemuruh roda kereta api. Padahal tidak ada kereta api di dalam hutan tersebut.  Hanya terdengar suaranya, tetapi tak pernah ada wujudnya. Inilah keanehan yang membuat orang bertanya-tanya suara apakah itu, darimana asalnya, seperti apa wujudnya? Bikin merinding, gaes.

Menurut kisah Arif (28), seorang anak dari Banyuwangi, hampir semua orang Blambangan penganut aliran kepercayaan-kepercayaan berbau mistik melakukan perjalanan dan ritual mistik di Alas Purwo. Menurut pelakunya, perjalanan dan ritual mistik ini merupakan semacam “pengembaraan batin”. Tapi bukan petualangan ya gaes.  Ritualnya dilakukan dengan cara berjalan kaki pada malam hari mulai dari rumah masing-masing menuju Alas Purwo, yang  berjarak puluhan kilometer dengan berbekal berbagai kepercayaan tersebut. Sementara itu laku mistik juga dilakukan melalui perenungan dengan cara semedi atau bertapa selama jangka waktu tertentu, dalam keadaan berpuasa dan tidak tidur.

Apakah hasil dan manfaat dari semua ritual mistis tersebut. Berpulang pada keyakinan pelaku masing-masing gaes. Buat kamu yang bernyali gajah, silahkan dicoba. Wisata ritual mistis. Keren juga sih.

Penulis : Aziz
Editor : Redaktur IM