Berburu Ikan Segar Nan Murah di Pantai Sendang Biru
Cari Berita

Advertisement

Berburu Ikan Segar Nan Murah di Pantai Sendang Biru

9 Mar 2017


Indikatormalang.com – Mengikuti ajakan seorang teman yang berasal dari kawasan pesisisr pantai selatan Malang. Indikator Malang mendatangi sebuah lokasi Tempat Pelelangan ikan (TPI) yang terletak disebelah barat kawasan pantai wisata Sendang Biru. 

Tempatnya memang terpisah dengan kawasan wisata, namun masih satu lokasi dan tidak begitu jauh. Jika naik motor hanya diperlukan sekitar dua menit dari lokasi wisata. 

Pertama kali masuk ke lokasi yang dituji Indikator Malang melihat sesuatu yang lumrah dan sama terjadi ditempat pelelangan ikan ditempat lain. Namun, yang membedakannya adalah tempat ini selalu tersedia ikan segar yang baru bongkar dari para perahu nelayan. 

Ikan Tuna dan ikan Tongkol menjadi kan favorit buruan para pengunjung yang datang ketempat ini. Selain segar dan ukurannya yang cukup besar harganya pun murah. Jika anda pintar menawar, dalam perkilonya anda bisa mendapatkan harga yang murah. Hal ini terjadi pada Indikator Malang, bermodal uang 50 ribuan sudah dapat empat ekor ikan tuna segar seukuran lengan orang dewasa. 

Pada saat Indikator Malang mengunjungi tempat ini harga perkilo untuk jenis ikan tuna adalah 25 ribu rupiah. Sedangkan ikan tongkol berkisar 20 ribuan untuk yang kualitas super. Menurut Kosim salah satu pedagang yang ditemui oleh indikator mengatakan jika sedang musim ikan harga per-kilo Tuna bisa 15 ribuan. 

“Jika ingin beli murah silahkan beli borongan mas, harga bisa dibicarakan” Ungkap Kosim kepada indikator Malang. Kosim pun menyarankan kepada para pengunjung jika ingin mendapatkan ikan yang sangat segar datanglah jam 6 pagi. Biasanya para nelayan baru pulang dari melaut. 

“Saya selalu kesini jika ingin mencari ikan segar, baik untuk kebutuhan keluarga maupun pesanan dari kolega. Selain segar ya murah. Menurut saya tempat ini favorit untuk bisa mendapatkan ikan segar” ungkap Nasir salah seorang pelannggan yang datang dengan seorang temannya ketika berbincang dengan Indikator.


Pewarta : Dekki
Editor : Dik