Forum Kantor Urusan Internasional; Sambut Globalisasi Perguruan Tinggi Indonesia Harus Kompeten
Cari Berita

Advertisement

Forum Kantor Urusan Internasional; Sambut Globalisasi Perguruan Tinggi Indonesia Harus Kompeten

4 Okt 2016


Indikatormalang.com - Perguruan tinggi sebagai sebuah lembaga ilmiah diharapkan mampu berkontribusi secara signifikan dalam mendukung upaya pemerintah untuk menyiapkan sumberdaya manusia dengan kompetensi tinggi yang dapat bersaing secara global dan menghasilkan karya ilmiah yang mengedepankan inovasi dan teknologi tepat guna. Globalisasi pendidikan tinggi sendiri secara signifikan telah mengubah paradigma masyarakat internasional dalam menyikapi kebutuhan akan pendidikan tinggi seiring dengan semakin signifikannya peningkatan permintaan akan pendidikan tinggi lintas batas Negara dan proposal kerjasama dengan perguruan tinggi Indonesia dari negara/lembaga asing. 

Terkait dengan hal tersebut, Dikti melalui program internasionalisasi di perguruan tinggi yang tergabung di dalam Forum Kantor Urusan Internasional (Forum KUI) menyelenggarakan Forum KUI yang ke 2 di Universitas Hasanudin Makasar. Bertempat di Ruang Senat acara ini di hadiri 100 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/S) di Indoensia. Ketua Panitia Acara Forum KUI 2016 Dr. Andi Amri menyampaikan bahwa Forum KUI ini sebagai media sharing tentang berbagai permasalahan yang dihadapi oleh KUI yang ada di Indonesia, serta sharing berbagai best practice dari kegiatan yang sudah dilakukan oleh masing-masing KUI. Sementara Dalam Sambutannya R. Purwanto Subroto, Ph.D (Kepala Sub Direktorat Kerjasama Perguruan Tinggi Ditjen Kelembagaan Iptek Dikti). Menyampaikan bahwa wadah Forum KUI sangat bermanfaat dalam mendorong perguruan tinggi Indonesia untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kerjasama perguruan tinggi khususnya di dunia internasional serta menangkap peluang-peluang yang tersedia yang ditawarkan oleh perguruan tinggi mitra luar negeri maupun negara-negara lain, diantarannya program-program student mobility ataupun summer program. 

Kegiatan Forum ini pun bermanfaat untuk wadah berbagi ilmu dan pengalaman antar satu dengan yang lain dalam menangani program-program internasional tersebut. Selain itu, forum ini juga berfungsi sebagai Think Tank (WadahPemikir)untuk memberikan masukan dan rekomendasi kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi khususnya Ditjen. Kelembagaan Iptek-Dikti dalam pengembangan karakter dan kapasitas internasional perguruan tinggi melalui penguatan peran KUI di 3 fungsi utama KUI, yaitu: pengelolaan kerjasama Internasional, layanan mahasiswa dan tenaga ahli asing (International Student Support and Advising),promosi perguruan tinggi dan pengelolaan program akademik dan non-akademik internasional (International Outreach). 

Beberapa agenda yang akan dibahas diantaranya adalah Sosialisasi Peraturan Menkum HAM tentang student visa oleh Kementrian Hukum dan HAM, Inisiasi Kerjasama Luar Negri, Student Mobility, dan di hari terakhir berlangusng Workshop tentang berbagai tema. Di sesi yang pertama, Sutrisno (Direktur Izin Tinggal Terbatas Imigrasi) menyampaikan point-point penting berkaitan dengan pengurusan student visa diantaranya pengurusan yang bias dilakukan dengan menggunakan aplikasi ijin tinggal secara online, formulir dapat di download secara online, dan system pembayaran berdasarkan Symponi. Di sesi berikutnya, Sementara Richard Matheus dari Konjen Australia di Makasar menyampaikan berbagai informasi terkait dengan kerjasama pendidikan yang telah dilakukan antara Pemerintah Indonesia dan Australia. Richard menyampaikan kurang lebih 20 Universitas di Australia telah menjalin kerjasama dengan Universitas di Indonesia. 

Pada Hari kedua berlangsung workshop yang sangat menarik yang membahas empat tema diantaranya: 1. Empowering KUI in the Higher Education Internationalization yang dipimpin oleh Dr. Junaidi dari Universitas Indonesia, 2. Empowering KUI in the Development of Collaboration Initiatives, yang dipimpin oleh R. Rachmad Sriwijaya, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada, 3. Empowering KUI in the Student Support Service and Advising yang dipimpin oleh Dr.Soeparto dari Universitas Muhammadiyah Malang, dan 4. Empowering KUI in the International Outreach yang dipimpin oleh Agus Putrantodari Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Hasil dari workshop tersebut sangat bermanfaat dan menjadi masukan bagi DIKTI untuk menyusun program-program yang sesuai dan dibutuhkan oleh seluruh KUI di Indonesia. Di akhir acara adalah pengumuman penyelanggaraan forum KUI Tahun 2017 yang akan di laksanakan pada tanggal 27-29 Juli 2017 di Universitas Kristen Petra Surabaya dengan Koordinator Acara Ibu Meilinda. Semoga forum KUI menjadi ajang untuk mempercepat internationalisasi Perguruan Tinggi di Indonesia. 


Pewarta : BT
Editor : Abdi