Penjualan Kambing Kurban Tahun ini Terjun Bebas
Cari Berita

Advertisement

Penjualan Kambing Kurban Tahun ini Terjun Bebas

17 Sep 2016


Indikatormalang.com - Jumaji (43) bersama teman rombongannya berangkat dari Trenggalek dengan seribu asa. Dengan membawa belasan ekor kambing untuk dijual pada musim perayaan Idul Qurban tahun ini (12/9/16). Jumaji berharap kambingnya laku semua. 

Namun apa hendak dikata harapan tak selalu semanis harapan. Dagangan kambing pada tahun ini mengalami penurunan. Bahkan penjualannya merosot dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Saya sudah tiga hari berada di Kota Malang, biasanya dalam 3 hari paling tidak 6 ekor sudah dipesan orang, tapi hari ini masih baru laku 1 ekor” ungkapnya dengan penuh harap pada Indikator Malang yang mengunjungi lokasi dagangannya. 

Kambing yang dijual dengan kisaran 1 juta hingga 3 juta tersebut tampaknya kurang menarik perhatian para pembeli untuk membeli kambing. “Kami sudah memasang harga yang bersaing, tapi entahlah tahun ini penjualan sedang lesu-lesunya” Ucap Sarkoni pedagang lainnya asal Blitar. 

Menurut Rouf penjaga stan kambing milik sarkoni mengatakan bahwa penurunan penjualan tahun ini ditengarai karena para jamaah yang hendak berkurban mengalihkannya pada Sapi. “Harga Kambing minimal 1 juta lebih, sementara sapi 10 juta sudah dapet satu ekor yang bagus. Mereka (orang yang akan berkurban, red) lebih memilih urunan untuk membeli se-ekor sapi karena dianggap lebih praktis dan jatuhnya murah secara hitungan harga perorangan dibandingkan harus beli se-ekor kambing”. 

Indikator Malang coba menulusuri fenomena tersebut dengan menanyakannya pada pedangang lain. Jawabannya pun sama, hampir seluruh penjual kambing mengaku mengalami penurunan. “Tahun ini malah saya cuman melayani pesenan pelanggan, lihat kambing saya itu masih tetap 10 ekor, kambing itu akan saya jual untuk umum” ucap Amin salah satu pedagang yang menggelar dagannya di jalan sigura-gura sambil menunjuk pada kumpulan kambing dagangannya. 


Pewarta : Dekki
Editor : Abdi