Kulihat Cinta Di Antara Kopi dan Buku
Cari Berita

Advertisement

Kulihat Cinta Di Antara Kopi dan Buku

9 Sep 2016



Waktu ku mulai berdiri lalu berlari
Hingga kaki tak mampu terhenti
Diterpa dinginnya hari
Permata hati slalu menyinari

Sedikit perbincangan dengan sekitar
Terdengar pujian yang terlontar
Hangat kopi membuat berketar
Melihat kau tak kunjung diantar

Hati nurani mulai memberontak
Jantung pun berdetak
Menyusun kembali empati yang mulai meretak
Hingga buku ku buat tergeletak

Oh wati…..
Nama yang slalu terekam di otak
Sampai terisi penuh di kotak
Harapanku…..


Penulis: Bayu Setiawan
(Pegiat Komunitas Bina Nalar (BINAL) Jakarta)