Kohati Cabang Ciputat Dorong Perempuan Lebih Aktif
Cari Berita

Advertisement

Kohati Cabang Ciputat Dorong Perempuan Lebih Aktif

17 Sep 2016

Indikatormalang.com--Korp HMI-Wati (Kohati) seluruh Indonesia sedang berbahagia mengingat usianya bertambah menjadi 50 tahun dari sejak bedirinya 17 September 1966. Ada banyak cara yang dilakukan Kohati untuk merayakan Milad Ke-50 nya. Salah satunya, Kohati Cabang Ciputat dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial dengan masyarakat serta pemupukan kesadaran berorganisasi bagi perempuan. Kegiatan yang dilaksanakan di antaranya, santunan anak yatim dan ramah tamah mengenai berbagai persoalan yang dihadapi kaum perempuan masa kini.

Menurut Ketua Umum Kohati Cabang Ciputat Syarifaini Fahidah, mengatakan dengan usia setengah abad Kohati kini, sebagai bagian dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan bangsa harus bisa merefleksikan upaya-upaya apa kedepan yang bisa dicapai. Mengingat secara Sumber Daya Manusia (SDM) bisa dikatakan sangat banyak. Akan tetapi, itu tidak berarti bisa menyelesaikan persoalan yang ada kini. Dimensi permasalahan perempuan beragam, paling sederhananya bagaimana memberdayakannya.”Harus dimotifasi dan difasilitasi, mengingat perjuangan Kohati sebagai kader ummat islam dan bangsa Indonesia mesti dilanjutkan,” katanya (17/9).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 menujukkan jumlah populasi perempuan di Indonesia meningkat 1,4 persen setiap tahunnya. Itu artinya jumlah perempuan di Indonesia 1,8 di atas jumlah populasi laki-laki. Permasalahan inilah yang dianggap serius, tentunya menjadi tugas tersendiri bagi Kohati. Feni sapaan akrabnya menambahkan, perlu juga untuk mengenalkan Kohati kepada mahasiswi-mahasiswi baru di kampus. Dalam hal ini, fokus milad ke-50 Kohati di Cabang Ciputat diorientasikan kepada mahasiswi terutama mereka yang menjadi penghuni baru asrama Kohati, di mana mayoritas berisikan mahasiswi baru.”Fokusnya mereka diajarkan tentang peran dan tugas keperempuan oleh kader Kohati,” Tambahnya.

Moment Milad Kohati ke-50 ini bagi Feni dan Kohati memiliki arti tersendiri. Secara umum merupakan pembuktian dan pencapaian, bahwa Kohati terus dibutuhkan perannya bagi perjuangan perempuan sebagai bagian dari bangsa. Oleh karenanya, keberadaan Kohati hanya bisa dirawat jika ada keberlanjutan perkaderan di dalamnya sesuai dengan ide pokok terbentuknya Kohati sebagai wadah aspirasi kader perempuan dalam HMI yang nantinya dicurahkan hasilnya kembali kepada ummat dan Bangsa.”Kohati harus memperjuangkan khittah perjuangannya sebagai mana tujuannya,” ringkasnya. (MD)