Lima Puluh Tahun Bergerilya Pemberontak Komunis Kolombia Ahirnya Berdamai dengan Pemerintah
Cari Berita

Advertisement

Lima Puluh Tahun Bergerilya Pemberontak Komunis Kolombia Ahirnya Berdamai dengan Pemerintah

26 Agu 2016

Gambarr : Para Pemberontak Sayap Kiri Farc / Sumber : PressTV
 Indikatormalang.com – Pertama kalinya dalam sejarah Pemberontak Komunis Kolombia berdamai dengan pemerintah. Setelah 50 tahun bergerilya di hutan-hutan pemberontak sayap kiri, FARC ahirnya bersedia menandatangani perjanjian damai bersejarah dengan Pemerintah Kolombia. Pemberontakan yang dilakukan oleh FARC tercatat sebagai salah satu konflik dunia paling panjang yang merenggut ribuan nyawa dan puluhan ribu lainnya hilang. Pemberontak sayap kiri FARC memerangi pemerintah Kolombia sejak 1964. 

Dalam kesepakan bersejarah tersebut FARC bersedia untuk membubarkan diri. Kelompok militan ini mendanai aksinya dari bisnis kokain. Hasil esepakatan itu akan diterima atau tidak melalui sebuah pemungutan suara yang akan berlangsung pada 2 Oktober mendatang. 

Kesepakatan tersebut akan menjadi pertaruhan bagi Presiden Kolombia Juan Manuel Santos. Juan akan berusaha keras untuk mendapatkan sura mayoritas dalam mengahiri konflik panjang tersebut. Dua mantan Presiden Kolombia, Andres Pastrana dan Alvaro Uribe menolak perjanjian tersebu. Perjanjian itu juga masih harus disetujui melalui pemungutan suara sebelum menjadi undang-undang. "Vote positif terlihat seperti mendapat poin penuh. Namun penolakan mantan presiden, Andres Pastrana dan Alvaro Uribe, akan memaksa Santos berkampanye kuat untuk kesepakatan itu," Ujar Tom Long parkar hubungan Internasional Universitas Reading seperti dilansir via Tempo.co. 


Pewarta : Dekki
Editor : Abdi