Dari Sekedar Survive, Hingga Menguntungkan
Cari Berita

Advertisement

Dari Sekedar Survive, Hingga Menguntungkan

3 Agu 2016

Indikatormalang.com--Menjamurnya semangat Enterpreneurship di kalangan kaum muda mejadi trend sendiri dalam upaya menumbuhkan perekonomian bangsa. Salah satunya bisnis souvenir dan kerajinan budaya menjadi prodak yang digemari banyak konsumen akhir-akhir ini. Hal inilah yang coba dimanfaatkan oleh Pria asli Karawang-Garut Much Mugni Noorrachman. Melimpahnya sumber material dari libah kulit domba di daerahnya, disayangkan jika hanya laku untuk kerajinan beduk. Dirinya memang bukan orang pertama yang memanfaatkan limbah tersebut untuk kerjinan yang punya nilai jual lain tetapi dirinya tau bagaimana menpopulerkan produknya dengan cara berbeda dengan memanfaatkan ketersediaan jasa bisnis jual beli online yang berkembang di Indonesia.

Berawal dari iseng menjual souvenir khas Kabupaten Garut untuk menambah bekal merantau di Kota orang, dengan menawarkan kerajinan kulit domba kepada rekan-rekan sekampus. Di mulai dari menjual Jaket, Dompet, Sepatu, Sarung Tangan, Gesper hingga Dodol dan Burayot makanan Khas Kabupaten Garut. “ Alhamdulillah lumayan untuk biaya sehari-hari,” tutur dengan rasa kepuasan salah satu pengajar di Sekolah TPA Istiqomah Al-Islamiyyah Karawang tersebut. Selasa, (2/8/2016).

Mugni sapaan akrab kawan-kawannya, menuturkan tidak mudah merintis usaha dengan bekal seadanya  dan modal keberanian lebih, dirinya harus banyak belajar dari kegagalan dan pasang surut permintaan pasar. Sampai akhirnya, seorang teman menyarankan untuk berjualan lewat jasa Online. Pada bulan Mei 2016 lalu, dirinya mulai merintis usaha Online miliknya yang diberi nama LIZA FAMILY Leather Shop, saat diklarifikasi soal pemberian nama usahanya Mugni belum mengkonfirmasi. Tokopedia.com dan Bukalapak.com merupakan wadah bernaung serta media Promosi dari barang-barang yang dijual. Dengan slogan #AsliKulit #AsliGarut.

Sejak dibangun pada bulan Mei 2016, Mugni dengan LIZA FAMILY Leather Shop- nya tidak langsung mendapatkan untung, dirinya harus menunggu selama tiga bulan lamanya. “Perjalanan dari Mei hingga sekarang alhamdulillah banyak transaksi sukses serta memiliki pelanggan dari penjualan produk Sarung Tangan, Dompet, dan Sepatu Kulit kerajianan khas Kabupaten Garut,” katanya saat dimintai keterangan.



Keunggulan dari produk miliknya, dirinya menuturkan dengan bahan kulit domba asli, di mana bahan kulit domba memiliki keunggulan lembut namun kuat. Penggunaan pakaian dan aksesoris yang berbahan kulit memberi kesan keren dan mewah saat digunakan sehari-hari, jaket dan sarung tangan kulit pelengkap perjalanan bermotor anda. Dompet, Gesper, dan Jaket Kulit Cocok untuk selera fashion anda baik untuk kegiatan formal ataupun santai. Bahan kulitpun cocok di berbagai iklim karena kemampuannya untuk menstabilkan suhu tubuh. “Bahan kulit bisa menjadi kebutuhan wajib bagi anda yang di daerah dingin dan pakaian mewah bagi anda yang di daerah panas,” ujar mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Jakarta itu.

Tidak sampai di sana, Mugni terus menginovasi model produknya serta mengupayakan agar variasi harga yang ditawarkan tetap bisa terjangkau oleh konsumen. Di mana, dia sering menawarkan varian harga misal sarung tangan dari harga Rp.90.000, Dompet Rp. 85.000, Gesper Rp.100.000, Jaket Kulit Semi Rp. 200.000, dan Jaket Kulit Rp.950.000. “Saya terus menjamin pelayanan bagi pelanggan,” tutupnya. (MD)