Unik, Daerah ini Punya Tradisi Tanam Pohon Pisang Jelang Lebaran
Cari Berita

Advertisement

Unik, Daerah ini Punya Tradisi Tanam Pohon Pisang Jelang Lebaran

5 Jul 2016

Indikatormalang.com- Setiap menjelang lebaran Idul Fitri, masing-masing daerah di Indonesia punya tradisi tersendiri untuk merayakannya. Salah satunya yang ditunjukkan oleh masyarakat Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Seperti saat ini. Jelang lebaran, hampir disetiap halaman rumah warga dapat dijumpai minimal satu pohon pisang dengan buah yang rata-rata sudah menguning dan siap dipetik. Warga biasanya mempersiapkannya seminggu sebelum lebaran. Tradisi lama ini  awalnya hanya dilakukan di halaman Masjid, kemudian berkembang menjadi tradisi di rumah-rumah warga hingga sekarang.

"Iya sudah puluhan tahun, biasanya H-6 warga sudah mulai menanam, kebanyakan jenis pisang Rojo awak" ungkap Muri salah satu warga Desa Kertosono, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Minggu, (1/6/2016).

Sementara, menurut penuturan sesepuh setempat Mbah Toiman (79), membenarkan bahwa tradisi yang terbilang unik ini sudah berlangsung lama, meski tidak ada keterangan yang pasti terkait tahunnya, yang jelas awal tradisi ini sangat erat hubungannya dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kecamatan Panggul dimasa lalu.

"Dulu kondisinya susah, suguhan lebaran tidak seperti sekarang, kuenya banyak, jadi buah pisang itulah yang jadi suguhannya" tutur Toiman, sesepuh warga RT 10 RW 04 Dusun Norejo, Desa Kertosono, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Meski kondisi ekonomi masyarakat sudah jauh berubah, tradisi jelang lebaran ini masih dijaga dengan baik oleh masyarakat setempat, bahkan tak jarang dijadikan lahan bisnis musiman bagi warga yang memiliki kebun pisang, kabarnya satu pohon pisang harganya antara 50 - 150 ribu tergantung jenis pisangnya.

Pewarta : Hendik
Pegiat Indikator Malang