Cerita Keterbalikan
Cari Berita

Advertisement

Cerita Keterbalikan

30 Jul 2016



Sang penyair itu lupa kapan jadi pujangga
Mulai dari bahasa bijak
Sampai kata mengutuk laknat
Tulisan di halaman bukunya
Hamparan dunianya
Yang dianiaya keculasan
Dan pujian kesiangan
Datar dan timbul
Kedustaan beban cercaan
Tercatatat di saku kiri
Terbakar asap kealfaan
Pujangga terjaga dalam tidurnya
Karena mimpi sudah bukan miliknya
Melainkan kaca berjuatan asa bangsa
Dan tangisan minor mengelangsa
Dibawa bukit beton
Dan awan gelap menggunung
Pujangga predikat nurani
Karena kehidupan adalah kata
Tahta dan nama halangan terbesarnya
Pujangga bercinta tanpa asupan kasih
Beragama tanpa menceramahi
Memanusiakan tanpa dilihat manusia
Menuhankan tanpa harap ridhonya
Pujangga lepas dari ayunan rumus
Tidak mampu mengeja
Mereka lekang batas bersahaja
Lupakan saja tentang nya
Maka mereka akan mencatatnya
Dengan indah atau sekedar memintal  ludah




Penulis: Aris Malulana
(Teater Karma Banjarmasin)