Fakta Peringkat Indonesia dalam Ekonomi Dunia
Cari Berita

Advertisement

Fakta Peringkat Indonesia dalam Ekonomi Dunia

21 Feb 2016

Indikatormalang.com - ditengah rasa pesimis sebagai warga negara Indonesia. Ternyata banyak hal yang tidak diketahui oleh kita tentang betapa besarnya dan berpotensinya bangsa kita.

Fakta-fakta dibawah ini akan membuat kita semakin sadar dan harus bangga sebagai Indonesia. Apa saja fakta itu? Berikut fakta-fakta tentang peringkat ekonomi Indonesia di dunia seperti yang dikutip oleh Indikator Malang dari bei5000.com

1. Jakarta kota paling macet
Berdasarkan angka start-stop (injak gas, rem) yang dihimpun Castrol, Jakarta adalah kota dengan tingkat kemacetan terparah di dunia. Dalam setahun, rata-rata satu kendaraan di Jakarta melakukan aksi start-stop sebanyak 33.240 kali, sementara Surabaya di urutan ke-4 sebanyak 29.880 kali.

2. Indonesia eksportir karet terbesar ke-2 
Pada tahun 2015, Indonesia mengekspor karet senilai US$4,7 miliar, menjadikan Indonesia sebagai eksportir karet terbesar kedua dunia setelah Thailand dengan nilai US$6 miliar.

3. Tambang emas terbesar ke-2 
Grassberg Papua Indonesia adalah tambang emas terbesar kedua dunia dengan produksi 1,1 juta oz emas pada 2014. Tambang emas terbesar ada di Muruntau Uzbekiztan dengan produksi 2,6 juta oz pada tahun yang sama.

4. Indonesia negara terbersih dari korupsi ke-88 
Meski banyak yang merasa kian banyak koruptor, ternyata ranking Indonesia sebagai negara terbersih semakin naik. Pada 2013, Indonesia menempati urutan 114 negara terbersih dari korupsi, lalu meningkat menjadi 107 pada 2014 dan menjadi 88 pada 2015 dengan skor 36. Semakin kecil peringkat, semakin bersih dari korupsi.

5. Konsumen Indonesia Paling Optimis ke-3
Berdasarkan hasil riset Nielsen, Indonesia memiliki Indeks kepercayaan konsumen sebesar 115, yang merupakan kepercayaan konsumen tertinggi ke-3 dunia. Pertama India (131), disusul Filipina (117), dan kemudian Indonesia (115). Artinya, orang Indonesia paling optimistis ketiga di dunia, konsumen percaya bahwa masa depan akan lebih baik.

6. Rasio utang Indonesia terkecil ke-7 
Masalah utang Indonesia adalah salah satu negara yang sepertinya cukup berhati-hati dalam berutang. Posisi rasio utang Indonesia ada pada urutan 7 terkecil di dunia, hanya 25% dari GDP. Terkecil pertama adalah Arab Saudi dengan rasio 1,6% dari GDP.

7. Populasi Indonesia terbesar ke-5 
Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar ke-5 dunia dengan jumlah penduduk 255,4 juta jiwa. Posisi pertama ditempati oleh China dengan 1,3 miliar penduduk, disusul oleh India dengan 1,2 miliar penduduk.

8. Pertumbuhan ekonomi tercepat ke-5 
Saat negara lain sedang mengalami krisis ekonomi dan mengalami kontraksi, Indonesia tetap mamu tumbuh dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04%, berbanding Venezuela yang minus 7%. Pertumbuhan ekonomi paling cepat dipimpin oleh India 7,3%, disusul Irlandia 7%, dan China 6,8%.

9. Cadangan devisa terbesar ke-13 
Cadangan devisa Indonesia sebesar US$102 miliar, terbesar ke-13 dunia. Jawara Cadev masih digenggam oleh China US$3,2 triliun, disusul oleh Jepang US$1,2 triliun.

10. Utang Rumah Tangga terkecil ke-3 
Data utang rumah tangga per-GDP Indonesia ada di angka 17% GDP terkecil ketiga di dunia. Artinya, risiko kredit macet di Indonesia pun sangat kecil karena keluarga di Indonesia tidak banyak berutang pada bank. Bandingkan dengan China 37%, Singapura 60%, dan Amerika Serikat 79%, serta Inggris 85%.

11. Harga bensin termurah ke-10 
Meski subsisi BBM telah dipangkas dan membuat harga bensin naik, ternyata harga bensin di Indonesia masih paling murah pada urutan ke-10 dunia. Harga bensin paling murah ada di Kuwait US$0,2 per liter, disusul Saudi Arabia US$0,24 per liter.

12. Inflasi tertinggi ke-4 
Di antara negara-negara G-20, inflasi Indonesia tergolong cukup tinggi yaitu berada di urutan ke-4 yakni 4,14%. Negara dengan inflasi tertinggi yakni Brasil 10,7% kemudian disusul oleh Rusia 9,8% dan India 5,6%. Inflasi tertinggi saat ini di dunia (bukan negara G-20), dipegang oleh Venezuela dengan angka inflasi 180%.

13. Suku bunga tertinggi ke-3
Bank Indonesia baru saja menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate dari 7,25% menjadi 7%. Namun, suku bunga acuan BI Rate masih berada di kisaran ke-3 tertinggi di antara negara G-20. Tertinggi ada di Brasil 14,25%, disusul Rusia 11%, dan Indonesia 7%.

14. Pengangguran tertinggi ke-8 
Di antara negara-negara G-20, angka pengangguran di Indonesia berada pada urutan 8 tertinggi, sebesar 6,1% yang berarti 1 dari 16 angkatan kerja di Indonesia tidak memiliki pekerjaan. Angka pengangguran tertinggi ada di Spanyol 20% dan terendah Jepang 3,3%.

15. Pendapatan Masyarakat terendah ke-4
Rekor GDP per kapita tertinggi dipegang oleh Amerika Serikat dan Belanda masing-masing sebesar US$45.000 dan US$43.000. China meski negara dengan ekonomi terbesar dunia, namun GDP per kapita hanya sekitar US$3.800. GDP per kapita Indonesia mencapai US$1.865, terkecil ke-4 di antara negara-negara G-20.

16. Neraca perdagangan masih Surplus 
Setengah dari negara-negara G-20 mencatatkan neraca perdagangan yang defisit. Namun, Indonesia masih membukukan surplus US$50 juta pada Januari 2016. Defisit paling parah diderita oleh Spanyol US$1,7 miliar. Sedangkan, surplus tertinggi dikantongi oleh Uni Eropa sebesar US$24 miliar. China memperoleh surplus US$632 juta.

17. Produsen ban terbesar di Asean 
Dalam hal produksi ban, Indonesia adalah negara dengan produksi ban terbesar di Asean melalui PT Gajah Tunggal Tbk.

18. Paling sulit berbisnis ke-3 
Indonesia menempati posisi ketiga terbawah di antara negara G-20 dalam kemudahan berbisnis dengan skor 109. Paling sulit berbisnis adalah India dengan skor 130 dan Brasil 116. Sementara itu, Korea Selatan adalah dengan indeks kemudahan berbisnis terbaik dengan skor 4, disusul Inggris dengan skor 6. Dan dari seluruh dunia, Singapura menempati urutan pertama kemudahan berbisnis.

19. Paling PD berbisnis ke-2 
Walau sulit, namun orang Indonesia memang paling percaya diri (PD). Business Confidence Indonesia di antara negara G-20 berada di peringkat ke-2 setelah Jerman dengan angka Business Confidence Indonesia 105 dan Jerman 107.

20. Paling Cepat Pensiun 
Di antara negara-negara G-20, orang Indonesia laki-laki paling cepat pensiun dengan usia rata-rata pensiun 58 tahun, bandingkan dengan orang Italia dan Amerika Serikat 66 tahun.

21. Kicauan Tweet Terbanyak 
Pada 2015, Indonesia menduduki urutan pertama sumber Tweet atau kicauan/posting di Twitter, juga di google plus. Memang ya, rajin bikin trending topic.

22. Paling lama lihat HP 
Orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 181 menit per hari untuk menatap layar smartphone, tertinggi di dunia. Menjadikan Indonesia salah satu pasar paling empuk untuk industri telepon pintar.

23. Produsen CPO terbesar 
Produksi minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di dunia, sebesar 52% dihasilkan dari Indonesia, yang memproduksi 33 juta ton CPO pada 2015. Disusul Malaysia 20,5 juta ton, menjadikan Indonesia sebagai produsen CPO terbesar di dunia.

24. Keuntungan Bank tertinggi di dunia 
Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank-bank di Indonesia adalah salah satu yang tertinggi di dunia dengan rata-rata bank besar di Indonesia memiliki NIM 6,7%. Bandingkan dengan Amerika Serikat 2,55% dan Singapura 1,7%.

25. Produsen beras terbesar ke-3
Indonesia pada 2015 menghasilkan 36,3 juta ton beras. Menjadikan Indonesia sebagai produsen beras terbesar ketiga di dunia. Nomor satu China 145 juta ton dan kedua India 100 juta ton.

26. Penghasil kopi terbanyak ke-4 Pada 2014, 
Indonesia memproduksi 540.000 ton kopi, menjadikan Indonesia sebagai produsen kopi terbesar ke-4 di dunia. Pertama Brasil 2,7 juta ton, disusul oleh Vietnam 1,6 juta ton, dan Kolombia 750.000 ton.

Pewarta : Sally A.
Pegiat Indikatormalang.com
Photo : bei5000.com
Sumber : bei5000.com